Kamis, 10 Januari 2013

Catfish, Bukan Lele Biasa


Catfish dapat mencapai panjangan 120cm. Dalam tahun pertamanya, ia dapat mencapai panjang 60cm. Untuk memeliharanya di dalam aquarium, anda harus menyediakan ruang yang cukup besar. Anda membutuhkan aquarium 360cm x 240cm x 120cm. Dan harap anda catat, bahwa ukuran aquarium ini adalah hanya untuk pemeliharaan 1 ekor Catfish. Aquarium yang lebih besar, harus anda persiapkan jika anda ingin memelihara dua atau lebih Catfish.

Adalah lebih baik jika anda telah mempersiapkan aquarium yang besar sejak awal, dibandingkan dengan jika anda menyediakan aquarium seadaanya, hingga barulah anda memindahkannya ke aquarium yang lebih pantas saat Catfish tumbuh besar. Pasalnya ikan ini memeiliki pertumbuhan yang cepat. Ikan akan mengalami kondisi stres, sakit bahkan mati (walaupun kasus seperti ini jarang terjadi).

Sistem filtrasi (baik biologis maupun fisikal) juga diperlukan, sebab akan ada banyak terdapat varian bakteri yang hidup di dalam aquarium. Filtrasi menjadi amat penting seiring dengan pertumbuhan ikan yang kian besar dan memiliki nafsu makan yang besar. Yang dengannya, kotoran dari sisa proses sekresi akan berlimpah di dalam aquarium. Kandungan amonia, dan nitrit akan menjadi tinggi. Hal ini akan berakibat langsung pada perubahan pH air. Sebab kita harus menjaga agar kadar kandungan amonia dan nitrit dalam air aquarium mendekati 0% dan pH 6.0 dan 7.5.

Proses pergantian air juga perlu dilakukan secara berkala. Setidaknya dilakukan 3 kali dalam 1 pekan. Gantilah 15% air dengan air baru yang segar. Apabila anda menggunakan air keran, sebaiknya air diendapkan dahulu selama 1 malam. Agar kandungan kaporit mengendap di dasar tandon air. Ambil air yang ada di bagian atas sebagai air pengganti. Ada kasus dimana air keran diperkotaan mengandung Klorin dan Kloramin. Kedua zat ini berbahaya untuk ikan anda. Untuk menetralkannya, gunakan reagent.

Untuk ukuran Catfish yang masih kecil, anda dapat menyediakan tempat persembunyian di dalam akuarium. sebaiknya gunakan kayu santigi, sebagai rumah dan tempat persembunyian Catfish. Selain indah,aman ia juga akan tenggelam di dasar aquarium. Saat ukuran ikan lebih besar, aksesoris di dalam aquarium harus dikurangi (dihilangkan), maksudnya agar ikan mendapat ruang yang lebih luas untuk bergerak. Selain itu, ikan yang bertubuh besar mampu memindahkan/mendorong aksesoris yang berada di aquarium, tentu saja hal ini tidak anda inginkan, bukan? Mulut Catfish terkenal sangat lebar. Ia mampu menelan ikan yang berukuran sepertiga ukuran tubuhnya. Melihat kondisi ini, sebaiknya anda menghindari aksesoris kecil di dalam aquarium, sebab Catfish dapat dengan mudah menelannya. hal ini berbahaya untuk ikan, bahkan dapat menyebabkan kematian. Jika anda ingin menggunakan aksesoris untuk dasar aquarium, maka gunakanlah pasir atau kerikil kecil (halus). Keduanya aman untuk ikan ini. Jenis kerikil yang lainnya akan ditelan dan mudah menyangkut di insang ikan ini.

Hal lain yang harus dihindari adalah meletakkan benda berbahan dasar kaca di dalam aquarium, seperti heater dan termometer. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Catfish akan dengan mudahnya memporak porandakan benda-benda itu. Jika pecahan kaca sampai mengenai tubuh ikan, atau malah tertelan, hal ini akan berakibat fatal. Kematian tidak dapat dihindarkan.

Filter yang ideal untuk digunakan adalah sump filter. Untuk menghindari selang yang putus dikoyak mulut ikan. Untuk dinding, gunakan kaca atau akrilik, yang memiliki ketebalan setidaknya setengah inci, sebab ketebalan dinding di bawah itu, sangat mungkin dibuat retak oleh tubuh redtrail Catfish yang besar.

Pada bagian atas, tutuplah aquarium dengan benda yang berat. Dapat juga anda gunakan kawat, yang sudah didesign khusus dengan kerangka yang kuat. Jika tidak, mungkin saja anda dapati pada suatu pagi Catfish yang anda sayangi tergeletak di lantai rumah anda. kadang kala ikan ini melompat keluar permukaan air di malam hari.

Jangan memberikan pakan terhadap Catfish anda secara berlebihan. Untuk ikan muda, cukup anda berikan pakan 1 kali dalam satu hari. Untuk ikan yang berumur 2 tahun ke atas, cukup anda berikan pakan dengan frekwensi dua kali dalam satu minggu. Catfish akan memakan apapun yang anda berikan dalam jumlah banyak (berlebih). Jika kondisi ini berlaku ada 2 kerugian yang akan anda dapatkan. pertama, ikan akan memuntahkan sebagian pakan yang dimakannya. hal ini akan membuat kondisi air menjadi tidak ideal (kotor). Kedua adalah jika ikan memakan dan menelan seluruh pakan yang diberikan berlebih, ikan akan menjadi bongsor. untuk jangka panjang, hal ini kurang baik. karena ikan akan kegemukan dan mudah terkena masalah kesehatan.

Sebagian aquaris, mengkombinasikan pemeliharaan Catfish dengan beberapa ikan hias lainnya. baik dari jenis catfish lainnya, Knifefish (belida), snakehead fish (gabus0 dan sebagainya. Perlakuan ini sah-sah saja. Tetapi yang harus diingat adalah Catfish adalah karnivora, tempatkan ikan yang berukuran relatif sama, dan pertumbuhan badannya tidak jauh berbeda. Jika anda memeliharanya dengan ikan yang berukuran lebih kecil, maka umur ikan kecil tersebut hanya tinggal menghitung hari. Catfish akan melahap semuanya, terutama untuk ikan yang pergerakkannya lambat. Sedangkan untuk kondisi Catfish dipelihara dengan ikan yang berkuran lebih besar darinya, hal sebaliknya dari yang diterangkan di atas akan terjadi pada Catfish kesayangan anda, jika ikan yang lebih besar tersebut adalah predator.

Dari paparan di atas, anda akan berasumsi bahwa memelihara Catfish tidaklah sederhana. Anda membutuhkan uang ekstra untuk listrik yang digunakan untuk filter dan heater, untuk biaya pakan yang kian hari kian bertambah seiring dengan kian bertambahnya ukuran ikan. Selain itu tentu saja anda harus menyediakan ruang yang cukup luas untuk meletakkan aquarium raksasa anda. apalagi jika anda merencanakan pemeliharaan untuk jangka panjang. Uang, waktu dan tenaga adalah ha yang harus anda pertimbangkan untuk memelihara ikan ini. Banyak pemelihara Catfish, mendapati ikan mereka mati karena berbagai alasan. Listrik yang terputus, kelebihan pemberian pakan, air yang kotor dan aquarium yang terlalu sempit, seringkali menjadi penyebab kematian Catfish.

Rasa bosan juga sering menghinggapi pemelihara Catfish. Setelah ikan mencapai ukuran yang besar dengan berbagai kendalanya, banyak pemelihara langsung menghibahkan Catfish-nya. Namun hal ini juga tidak mudah, sebab tidak semua orang menyukai ikan hias berukuran besar. Apalagi menjualnya dalam ukuran besar.sebagian penggemar terjebak dengan tampilnnya yang mempesona, saat Catfish berukuran kecil.

Ide untuk mengembangbiakkan ikan ini juga perlu anda pertimbangkan sekali lagi. pasalnya ikan ini sulit dikembangbiakan. Sedikit sekali informasi yang menjelaskan bahwa ada orang yang mengembangbiakkannya secara intensif, terutama untuk sekala komersial. Catfish membutuhkan tempat yang luas dan sekaligus mirip dengan habitat aslinya di alam, untuk beranak pinak. Hanya peternak besar saja yang telah berhasil melakukan langkah ini.

Di Alam bebas, ikan ini terbiasa hidup secara soliter. Di sungai asalnya yang keruh, ia berenang memburu mangsanya sendirian. Diyakini bahwa Catfish tidak mampu memburu keberadaan mangsa dengan menggunakan petunjuk dari indera penglihatannya. Mereka mengikuti mangsanya dengan cara mengikuti petunjuk zat kimia yang ditinggalkan oleh calon mangsanya.

Selain itu Catfish mendeteksi keberadaan calon mangsanya dengan menggunakan sensor elektrik. Hal ini dikenal dengan chemoreceptors, yang mana tersebar secara merata pada kulitnya. Ia bekerja seperti halnya lidah yang merasakan dan membedakan rasa dari berbagai zat kimia. Ini juga menjelaskan kenapa Catfish berhenti makan ketika berganti kulit. Selama masa ini chemoreceptors tidak berfungsi. Pada masa pergantian kulit mereka sering didapati mengambang dengan gumpalan lendir yang transparan.

Catfish jantan memiliki ekor yang lebih merah dibandingkan betina mereka. ia adalah termasuk jenis ikan yang bereproduksi dengan cara meletakan telur dan melakukan pembuaha eksternal. Hingga ia membutuhkan air mengalir yang kontinyu dan suhu udara 70 sampai dengan 75 F.

Di alam aslinya, ikan ini diketahui dapat tumbuh besar hingga mencapai 2m dengan  berat mencapat 100KG. Dan ada informasi (tidak terdokumentasi) bahwa terdapat Catfish dengan bobot mencapai sekitar 320KG.

Di alam bebas makanan utamanya adalah ikan ikan yang lebih kecil (bahkan mampu menerkam ikan yang hanya sepertiga lebih kecil dari badannya), kepiting, udang dan krustasea lainnya. Terkadang didapati ikan ini melahap juga buah-buahan hutan yang terjatuh dari pohon. Jika anda telah memeliharanya di aquarium, maka akan lebih bervariasi lagi jenis makanan yang dapat diberikan kepada ikan ini. Udang, pelet ikan, fillet ikan, cacing tanah, cacing darah (biasanya diberikan untuk anakan ikan), bahkan hingga buah-buahan yang lembut.

Ikan hidup juga dapat diberikan. Namun sebagian orang berpendapat apa bila kondisi ikan yang diumpankan tidak bersih, ia dapat menjadi pembawa parasit. Misalnya cacing pita.

Ikan yang dapat bertahan hidup hingga 20 tahun ini, terkenal dengan kejinakannya. Anda dapat melatihnya untuk mengambil makanan langsung dari tangan anda. Seiring dengan pertumbuhan ikan, hal ini makin mudah dilakukan.

Catfish adalah ikan tropis, yang artinya ia tidak menyukai kondisi suhu yang ekstrim. Ia menyenangi temperatur 20 hingga 26 derajat Celsius (68 -79 derajat Fahrenheit). Maka jika anda tinggal pada daerah yang tidak berada dalam kisaran temperatur di atas, anda membutuhkan heater atau pemananas.Hindari perubahan suhu yang terlalu fluktuatif, karena kondisi ini akan membuat ikan stres. Kemudian jaga agar keasaman air berada di antara pH 6.0 dan 7.5. Dan kesadahan tidak melampaui 10 dGH.

Jenis-Jenis Catfish

Peruno Catfish
Red Tail Catfish
Tiger Catfish
Leopard Catfish
Sumber:
http://ozal2801.blogspot.com/2012/09/memelihara-redtail-catfish.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...