Sabtu, 01 Desember 2012

Piranha, Hanya Buat Kamu yang BERNYALI.



Pemeliharaan di akuarium: Piranha harus dipelihara dalam satu akuarium khusus dan piranha terkadang sulit hidup dengan spiesies lain. setting akuarium: piranha memerlukan akuarium yang besar dengan filter yang baik. Akuarium yang dipakai harus diberi sejumlah besar tanaman air, seperti tanaman Amazon Sword yang terapung untuk mengurangi intensitas cahaya. Akuarium yang dipakai juga harus diberi akar-akaran pohon atau batu untuk menciptakan tempat bersembunyi bagi piranha. Piranha lebih menyukai akuarium yang terkena cahaya matahari langsung.Pakan Piranha harus diberi makan pakan hidup.Pemijahan Piranha bisa dipijahkan dalam akuarium.

Piranha merupakan ikan air tawar yang masuk dalam family Characidae. Characidae adalah turunan dari ordo Characiformes, yaitu jenis ikan air tawar yang termasuk dalam golongan omnivora. Habitat aslinya adalah di sungai-sungai di Negara-negara Amerika Selatan. Dalam bahasa Venezuela, piranha disebut caribes dan terkenal sebagai ikan yang memiliki selera terhadap daging.

Piranha memiliki panjang tubuh dari beberapa centi hingga 40 cm. Memiliki gigi yang tajam dan berbentuk segitiga. Beberapa spesies merupakan pemakan tumbuh-tumbuhan, namun kebanyakan pemakan daging. Sebagian besar spesies piranha pemakan daging hanya akan melahap ikan lain, dengan satu gigitan kecil berbentuk setengah lingkaran pada sirip atau sisik ikan lain sebelum membiarkan ikan yang terluka berenang melarikan diri. Setiap sirip atau sisik mengandung antara 35 – 85% protein, yang membuatnya begitu bergizi. Selain itu, sungai air hitam Amerika Selatan kerap kali hanya mengandung sedikit kalsium dan fosfor, dan sisik atau sirip ikan penuh dengan mineral-mineral ini. Sirip atau sisik korban akan tumbuh kembali dalam beberapa minggu sehingga piranha bisa mendapat makanan lagi. Piranha itu seperti hewan ternak yang dengan lembut menggigit hanya beberapa rumput terus-menerus.

Terdapat sekitar 40 spesies piranha yang ditemukan di Amerika Selatan dari Argentina utara sampai Kolombia, namun hanya sekitar tiga spesies (terutama piranha perut merah/red bellied) yang menunjukkan tanda-tanda agresi yang nyata. Dalam bahasa Tupi Amazon setempat, kata piranha berarti “ikan bergigi”. Beberapa bahasa atau dialek memberi ikan ini nama caribe yang berarti “kanibal” atau, terkadang, “pengebiri keledai”. Beberapa spesies piranha hampir sepenuhnya pemakan tumbuh-tumbuhan, lebih suka makan bunga, buah, kacang-kacangan, dan benih. Makanan ini mungkin berkembang perlahan akibat banjir besar Amazon, yang dapat membanjiri area seukuran Inggris selama tujuh bulan setiap kalinya. Sekitar 200 spesies ikan, termasuk beberapa spesies piranha, bermigrasi ke tempat makanan yang baru untuk makan dan berkembang biak. Dalam banyak kasus, benih tumbuhan perlu melewati usus piranha untuk membantunya berkecambah dengan lebih baik.

Piranha pemakan daging umumnya lebih suka makan atau mengais-ngais hewan mati ketimbang menyerang hewan hidup. Mereka cenderung berenang bergerombol bersama sekitar 20 ekor atau lebih namun perlakuan ini bukan menunjukkan agresivitas mereka, malah menunjukkan sistem pertahanan kelompok piranha tersebut. Ilmuwan Brazil, Profesor Ivan Sazima, dari Institute of Biology, Universidade Estadual de Campinasin dalam bertahun-tahun penelitian perihal piranha tidak menemukan satu kasus pun piranha yang membunuh manusia. Profesor Ivan Sazima dan timnya hanya menemukan orang yang sudah mati di dalam sungai, sebelum piranha datang menggigitnnya. Misalnya, mayat orang yang tenggelam yang memang tinggal tulang dan kehilangan semua dagingnya karena piranha namun hal itu pun terjadi setelah mayat berada empat hari di sungai. Setelah 20 jam dalam air, mayat yang tenggelam lainnya kehilangan daging tangan dan kaki, namun tubuhnya tidak. Orang ketiga, yang meninggal akibat serangan jantung saat berada di dalam air, hanya sedikit dagingnya yang hilang setelah beberapa jam di dalam air.

Bagaimanapun, ada kasus yang langka di mana piranha (biasanya piranha perut merah) akan benar-benar membuat air berbuih. Ada satu situasi ketika nelayan setempat dengan sengaja melempar usus ikan yang tidak diinginkan ke bagian kecil sungai. Dengan berlalunya waktu, piranha belajar untuk bermigrasi ke tempat yang makanannya enak dan dapat dihancurkan dengan cepat, misalnya ayam mati yang sudah dicabuti bulunya dan dengan sengaja dilemparkan ke dalam air. Piranha yang telah terkondisi memakan usus yang berdarah ini akan memakan seekor ayam dengan bersemangat. Namun, hanya beberapa meter ke hulu, segerombolan piranha yang berbeda, dari spesies yang sama, yang belum terkondisikan seperti itu selama suatu periode waktu, tidak akan senang melahap ayam mati yang sudah dicabuti bulunya.

Situasi lain di mana ada air berbuih akibat piranha yang rakus adalah ketika seluruh gerombolan burung sedang merawat anak-anak mereka di sebuah pohon di atas sungai. Induk burung merawat anak-anaknya dengan memuntahkan makanannya pada anak-anaknya. Arah muntahan makanan ini tidak sempurna, dan gerak refleks bayi-bayi burung ini belum cepat dan akurat, sehingga beberapa makanan muntahan ini jatuh ke air dari mulut mereka. Piranha di bawahnya beradaptasi untuk menunggu makanan gratis dari atas, sama seperti yang mereka lakukan pada ayam. Sekali mereka terkondisi memakan makanan jatuh gratis ini, piranha akan menyerang bayi burung yang jatuh ke sungai di bawahnya.

Jenis-Jenis Piranha

Caribe
 Humeralis
Manuel's
 Pike
Piraya
Red Belly
 Black Devil
Sumber:
http://ocjohn.blogspot.com/2012/08/fiksi-fakta-mengenai-ikan-piranha.html#.ULnbYYZ6628
http://ikanpeliharaan-ku.blogspot.com/2012/03/pemeliharaan-ikan-piranha.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...