Kamis, 05 Juni 2014

Remirezi


Mikrogeophagus ramirezi adalah salah satu jenis cichlid yang sangat cantik namun masih karang populer terutama di indonesia. Ramirezi pertama kali dipopulerkan sebagai ikan pada tahun 1947 oleh Meyers dan Harry. Ramirezi berasal dari Venezuela dan Kolombia. Ikan ini bersifat omnivora dan tergolong ikan pemalu. Kesenangannya bersembunyi dalam lubang sehingga perlu tempat persembunyian dalam wadah pemeliharaan. Ukuran tubuh maksimal sekitar 6 cm. Suhu pemeliharaan yang baik antara 27-29° C. Sementara pH airnya antara 6,5-7,0 dan kekerasan 3-7° dH.

Sebaiknya ramirezi dipelihara di akuarium berkapasitas minimal 5 galon. Dengan pencahayaan yang tidak terlalu terang. Ramirezi adalah ikan yang pendamai sehingga tidak masalah jika digabung dengan ikan lain. Namun hindari untuk menggabungkannya dengan ikan lain yang cukup agresif karena ramirezi tergolong ikan yang cukup pemalu dan senang bersembunyi.
Ramirezi Balloon

Ramirezi Electric Blue

Budidaya

Ikan ini sudah bisa dipijahkan pada umur 5-8 bulan, namun paling ideal adalah ketika berumur 7 bulan, pada umur ini idukan biasanya berukuran 6-8 cm. Ikan jantan memeliki tubuh yang lebih panjang dan lebih ramping daripada induk betina. Sirip punggungnya pun lebih lancip dan warnanya lebih tajam dibandingkan ramirezi betina.
Proses pemijahan biasanya dilakukan pada akuarium berukuran 40x40 dengan kedalaman 25-30 cm, atau secara asal pada kolam tanah dengan kedalaman 30-50 cm. Ketika proses pemijahan harus diberikan substrat untuk menempelnya telur berupa benda keras seperti pipa PVC atau keramik lantai. Sebelum proses pemijahan akuarium harus dibersihkan dulu. Jika menggunakan kolam tanah, maka kolam harus dikeringkan dulu selama dua.
Perbandingan jantan dan betina adalah 1:2 dengan kepadatan 3 ekor per meter kubik. Kolam juga sebaiknya diberi aerasi ringan. Ikan jantan akan mempersiapkan tempat bertelurnya dengan cara membersihkannya dengan mulutnya. Sekitar dua hari kemudian ikan jantan akan mengeluarkan petrichor yang akan merangsan betina untuk memijah. Setelah 2-3 hari telur akan menetas dan akan dirawat oleh induknya.

Sumber:
http://ikanhiasahmad.blogspot.com/2013/12/cara-membudi-dayakan-ikan-apistograma.html
http://www.wetwebmedia.com/fwsubwebindex/rams.htm

1 komentar:

Obat Tradisional Benjolan Di Telinga mengatakan...

wih bagus banget ikan hiasnya nih, harganya pasti mahal ya...

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...